The power off pasrah dan Ihklas



Orang yang membusungkan dada senantiasa mengklaim dirinya serba bisa, 
serba berkecukupan, apapun yang orang lain lakukan dan berikan tidak 
pernah dihargai lebih bagus dengan apa yang dia miliki. Pilihan hidup 
berbagai macam diri anda sendiri yang menentukan besok mau jadi apa? 
Tiada hari diri kita selalu berpikir kapankah suatu saat nanti jadi 
ini dan jadi itu, tidak terpikir lagi panas hujan pokoknya setiap 
harapan dan upaya harus dilakukan demi mengejar impian masing-masing, 
betulkah? Meskipun anda menjawab "tidak betul" saya yakin setiap orang 
punya impian, serta punya cara menempuhnya. Cara itulah suatu proses 
bagaimana menggapai impian. Cara berbeda-beda namun terkadang hasil 
mendekati sama, misal nih Si A ingin punya mobil new series besutan 
perusahaan ternama sebut saja mobil X brand. kemudian dia berusaha 
sekeras munkin untuk memperolehnyako karena berawal dari no sedangkan Si 
B mengingkan mobil seperti itu juga akan tetapi dia mempunyainya 
secara cepat entah datangnya dari mana yang penting mendapatkanya 
dengan cara tidak baik atau menipu. Itulah contoh dari hasil sama tapi 
cara mendapatkanya berbeda dan cenderung ada positif dan negatif. 
Itulah keputusan hidup, semoga kita menjadi orang yang dalam proses 
kearah yang lebih baik. 

Apa yang sudah anda peroleh saat ini lebih baik anda gunakan sebaik 
munkin dan bersyukur dari pada anda tidak memilikinya . Kita cenderung 
melihat ke atas terlalu berambisi mengejar sesuatu hal yang seharusnya 
kita pahami caranya. Bukan mengendurkan semangat tetapi sebagai 
batasan bahwa selain kita mempunyai mimpi kita juga bertanggung jawab 
bagaiamana proses dalam upaya mengejar mimpi tersebut. 

Kenyataan dalam hidup itu tidak ada yang pasti. Ketika seseorang 
mengatakan pasti ini itu Apakah bisa tahu pasti apa yang akan terjadi 
dengan esok. Sebagai persiapan bahwa resiko-resiko, kegagalan, 
kesalahan, penyesalan setiap orang punya kadar masing-masing pasti 
telah melaluinya. 
Kok kayak iklan..as**ransi..bukan saya bukan ingin merekrut anda atau 
ingin menawarkan produk tetapi saya ingin memberikan arahan mau 
seperti apa hidup ini apabila kita sedang mengalami sebuah kesulitan 
dan semoga tulisan saya ini bisa menjadi inspirasi. 

Disaat saya mengalami krisis keuangan di tahun 2015 baru saya begitu 
tertekan ekonomi. Bagaiamana mengurus hidp apakah esok hari akan makan 
dan lain sebagainya. Pikiran tak menentu ke segala arah jangan kan 
ingin fokus ke satu hal, pikiran isinya uang dan uang. 

Seperti sebuah permainan catur ketika saya peran diganti tak akan bisa 
alur cerita peperangan tetap berlanjut sedangkan raja sudah lenyap. 
Tak habis pikir waktu itu sungguh susah dan teramat susah. 
Dahulu yang awalnya mendapatkan gaji bulanan berubah menjadi seperti 
burung yang terbang dari sangkarnya mencari rezeki yang menuju ke alam 
bebas. 
Pernah berpikir apakah ini bisa dilewati semua. Mengais rezeki tanpa 
kepastian bulanan membuat pasang surut keuangan, terkadang ada lumayan 
pendapat namun terkadang tidak dapat sama sekali. Sungguh sedih 
meskipun terbebas dari pekerjaan rutinitas yang membosankan pada saat 
terjun menjadi pengusaha malah lebih parah bosan, emosi, stress, dan 
penyesalan. 

Awalnya saya berpikir akan menjadi sukses dengan berbagai rancangan, 
serta jurus yang ampuh. Namun apa di daya halangan dan rintangan 
datang silih berganti. Seperti anak yang baru belajar sepeda jatuh 
lagi jatuh lagi hingga lemah itu muncul. Menangis tak bisa di tangisi 
lagi, uang puluhan juta hilang, bisnis tak kunjung majuh, rapuh dan 
malu menjadi seperti penyakit paranoid yang memuakan. 
Orang tua menjadi penyemangat dan motivator handal kala itu. Tiada 
lagi tempat bernaung, gundah, galau dan masih banyak lagi. 
Alhamdulillah sedikit demi sedikit mampu melewatinya. Setiap masalah 
hidup pasti akan berlalu, mendung tak selamanya menghitam di langit 
sore pasti adakalanya nanti akan pudar memutih saat sang hujan 
membasahi bumi. 
Setiap orang yang ihklas menerima apa yang diberikan Alloh swt akan 
merasakan ketenangan hati yang luar biasa. Munkin saya tipe orang yang 
kurang bersyukur dan seolah menyalahkan, saya seperti tak berdaya 
lagi. Pada saat itulah seperti ada sebuah kekuatan dalam kepasrahan, 
saya cari referensi ternyata benarnya juga kekuatan pasrah. 

Pasrah membuat diri kita menjadi lebih tenang karena setiap urusan 
Alloh swt yang menjadi tempat bermuara. Hidup ini seharusnya 
tergantung pada Alloh swt pemilik sekalian alam di mana kita akan 
kembali. 
Kita tetap bermimpi meraih apa yang ingin kita inginkan. Tetap 
berusaha mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara berihtiar. 
Lakukan beberapa langkah berikut ini untuk membantu menerapkan 
Berserah diri pada Alloh swt 

Apa yang Terjadi Sudah Ketentuan Alloh SWT 

Merenungi bahwa kehidupan ini sudah ditentukan oleh Alloh swt. Setiap 
langkah dan kejadian pasti ada campur tangan Tuhan. Kita sebagai hamba 
Alloh swt yang bertumpuh dan kembali padanya senantiasa menyadari 
sifat ini. 

Implementasikan Cara Meraih Impian Anda Namun Untuk Hasil Serahkan 
Pada Alloh Swt 

Apabila anda ingin meraih sukses dengan berbagai cara insha Allah bisa 
diraih, akan tetapi jangan lupa bahwa mencari keberkahan dan ridho 
Nyalah yang paling utama. Perihal dunia kita telah berihtiar 
semaksimal munkin dan biarkan impianmu diijabah oleh Alloh swt dan 
jangan lupa untuk ihklas dengan segala ketentuan Nya. 
Insha Allah akan menjadi lebih tenang karena ambisi dibatasi oleh 
berserah diri untuk menghilangkan sifat sombong karena dibarengi sifat 
berharap biar tuhan yang mengatur.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama